Indibro, Meramu Kopi Terbaik Indonesia Untuk Dinikmati Hingga ke Mancanegara

Bagi penyukanya, kopi barat teman. Bisa jadi teman nongkrong atau mungkin teman kerja. Apalagi di tengah pandemi COVID-19; saat kita harus melawan rasa malas karena #dirumahaja, kopi bisa jadi teman kerja yang membangkitkan semangat. Bisa pula untuk jadi pembangun semangat ketika harus berhadapan dengan new normal.

Begitu pun ketika saya menyesap Vinotelli, varian Indibro Premium Coffee yang rasanya begitu unik. Kopi medium roast dengan flavour fruity itu begitu mencuri perhatian. Sesaat, ada cecapan rasa wine yang begitu menggoda.
Ya, dari sekian banyak kopi premium keluaran Indibro yang saya coba, ini yang paling menarik. Indibro merupakan lini kopi yang berada di bawah naungan PT Admiral Paragon Jaya, perusahaan pengolah biji kopi di Indonesia.
kumparan berbincang dengan Irfan, CEO PT Admiral Paragon Jaya. Menurutnya, ide awal Indibro tercetus dari dua komisarisnya. Komisaris pertama hobi ngopi di dalam dan luar negeri dan komisaris kedua pernah berbisnis pengolahan kopi skala lokal di tahun 1990an.
Indibro Premium Coffee. Foto: Dok. Indibro
“Kami melihat komoditi kopi merupakan salah satu komoditi yang tidak pernah lesu dan terus berkembang terutama sejak tahun 2010an dimana semakin bertumbuh kafe atau kedai kopi. Seiring juga dengan gelombang kedua kopi di Indonesia; yang awalnya hanya menikmati secangkir kopi, kini menjadi pecinta kopi yang sudah mengerti jenis-jenis kopi yag mempunyai keunikan rasa di tiap jenisnya,” jelas Irfan.
Saat ini, mereka membudidayakan biji kopi Arabika dari Aceh, Ciwidey (Jawa Barat), Kintamani (Bali), Toraja Mamasa (Sulawesi) dan Wamena (Papua). Menurutnya, 5 varian biji kopi ini merupakan Top 5 Best Coffee yang sudah diakui pasar internasional. Sementara itu, untuk jenis kopi Robusta didapat dari daerah Bengkulu dan Jawa Tengah.
Satu hal yang bikin saya jatuh cinta dengan lini kopi ini; taste kopi mereka. Ada dua proses unik yaitu wine process dan honey process. Semuanya merupakan proses alami dari biji kopi sebelum digongseng.
“Indibro Vinotelli merupakan kopi proses alami dengan rasa dan aroma anggur. Nah, kalau Java Preanger yang sekarang kamu minum itu ada aroma citrusnya. Dalam waktu dekat Indibro akan hadir dengan kopi proses alami dengan rasa dan aroma madu,” jelas Irfan ketika saya bertanya soal Java Preanger mereka.
Tak hanya lime citrus, sesaat saya juga mengecap rasa pahit dari cokelat. Inilah sensasi ngopi dengan rasa beranekaragam. Memang agak sulit digambarkan, tapi tak butuh jadi ahli untuk merasakan setiap aroma dan rasa dari tiap kopi Indibro.
Natural Blend dari Indibro Premium Coffee. Foto: Dok. Indibro
“Untuk beberapa blend yang sudah dirilis PT. Admiral Paragon Jaya di antaranya Indibro Natural Blend, Indibro Blend 149, Indibro Primavera, Indibro Bilancia merupakan perpaduan beberapa jenis kopi arabika dan robusta yang kami gongseng secara alami juga dimana semua produk kopi Indibro tanpa bahan perasa ataupun bahan pengawet,” jelas Irfan.
Semua kopi Indibro diolah pabrik yang ada di kawasan Bogor. Pabrik itu memproduksi hingga 7,5 ton per bulan dan masih terus dikembangkan untuk memenuhi permintaan; termasuk juga mengembangkan beberapa varian lain.
“Kami berkejasama dengan para petani di berbagai daerah Indonesia. Kami juga memberikan dukungan seperti proteksi harga yang layak serta memperhatikan kondisi dan kendala yang dihadapi petani; secara bisnis maupun secara personal. Kami terapkan hubungan secara keluarga bukan hanya sekadar mitra,” katanya.
Sudah menjejakkan kaki ke mancanegara

Indibro Premium Coffee. Foto: Toshiko/kumparan

Tak hanya menjual untuk perorangan, Indibro juga menjadi supplier kopi untuk sejumlah kafe, coffee shop, restoran, hingga hotel-hotel terkemuka di Indonesia. Termasuk Java Preanger yang saya minum, ternyata juga dipakai di sebuah hotel ternama di Indonesia.
Lewat rasanya yang begitu unik dengan pilihan kopi terbaik, tak heran kalau Indibro kini punya proyeksi untuk impor ke beberapa negara. Kepada kami, Irfan berkisah, ketika Indibro melakukan ekspor perdana mereka ke China.
“Sebenarnya sudah dari akhir tahun 2019 sudah diminta untuk ekspor ke China tersebut. Sejalan dengan permintaan ekspor tersebut, kami mempersiapkan perijinan dan persyaratan dari ETK sampai SKA untuk melakukan ekspor secara benar,” terangnya.
Indibro juga tengah melakukan penjajakan untuk ekspor ke negara lainnya. Paling utama yang menjadi sasaran adalah Singapura, Malaysia, Jepang, Korea dan Australia.
Kendati demikian, sampai saat ini Indibro belum punya flagship store di Indonesia. Namun, Irfan memberikan kabar baik kepada saya yang kini jadi penikmat lini kopi ini: mereka punya rencana untuk buka flagship store.
“Kami berencana akan membuat Indibro Store untuk menyediakan berbagai varian produk kopi Indibro dan peralatan atau perlengkapan untuk membuat secangkir kopi yang sempurna. Customer pun dapat berinteraksi dengan konsultan kopi Indibro untuk menciptakan racikan kopi sesudai dengan taste yang diinginkan,” jelasnya.
Sebelum menutup obrolan, kami bertanya soal varian favorit Irfan. Mungkin itu bisa saya coba untuk ngopi di esok harinya. Menurutnya, untuk jenis single origin, ia menyukai Indibro Bali Kintamani. Rasa cistrusnya segar dengan aroma manis. Body-nya yang medium juga bikin segelas kopi ini terasa ringan.
“Untuk jenis blend tentu saya suka Indibro Natural Blend. Ini merupakan perpaduan kopi arabika dan robusta yang sempurna sehingga menghasilkan aroma winey dengan keasaman yang sudah rendah dan rasa manis akan muncul di akhirnya,” tutur Irfan.
Besoknya saya pun mencoba natural blend mereka. Taste nutty-nya begitu terasa. Sontak saya mengambil cokelat dan susu full cream untuk menjadikannya segelas mocha. Benar saja, setelah berbulan-bulan tidak ke kafe, itu adalah mocha terbaik yang pernah saya buat di rumah.
Perpaduan taste nutty dengan dark chocolate begitu mantap. Ditambah creamy-nya susu bikin segelas mocha saya sempurna. Akhirnya bisa bikin kopi enak walau #dirumahaja. Kamu pun bisa, cobalah cek varian rasa Indibro di Instagram mereka (@indibrocoffee) dan pesanlah secara online.
Sumber :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

Menu
WhatsApp chat